Sabtu, 23 November 2013

sedikit kisah dari Desma Wellen S.E

Saya Desma Wellen Santa Enab. Saya Laki-Laki (Alhamdulillah). Tempat, Tanggal Lahir saya, Bogor, 2 Desember 1996. Saat ini  saya berumur 16 tahun. Saya anak ke-2 dari 3 bersaudara. Kakak saya bernama Norman Welles Santo Ario dan adik saya bernama Muhammad Epriliano Santa arwi.
Dulu saya tinggal di Divisi I Kostrad Di Cilodong.Saya dibesarkan oleh Orang tua saya disana sampai saya kelas 2 Sd. Dulu saya TK 2 tahun di TK.Nurul Hikmah masih di Cilodong dan saya SD Negeri di Sd kalibaru 3 di Cilodong namun setelah saya kelas 2 Sd, keluarga saya pindah ke kota Pekalongan. Setelah pindah ke kota Pekalongan, saya diantar paman saya mencari sekolahan untuk melanjutkan sekolah dasar saya. Dan, akhirnya saya menemukan sekolah yang cocok dan kebetulan dekat tempat tinggal saya di Bendan yaitu SD Negeri Podosugih 01 Pekalongan dan saya melanjutkan sekolah saya disana. Awal masuk sekolah saya kaget karena semua teman-teman saya berbicara menggunakan Bahasa jawa. Sedangkan saya belum bisa atau belum mengerti Bahasa Jawa tapi lama-kelamaan saya mengerti dan sekarang Bahasa Jawa menjadi bahasa sehari-hari yang saya gunakan hingga saat ini. Di Sd saya yang baru ini, saya mendapatkan teman-teman yang baik dan ada beberapa yang masih akrab dengan saya hingga saat ini.
Setelah lulus Sd, saya melanjutkan sekolah saya kejenjang yang lebih tinggi yaitu Smp. Saya sudah menginginkan sekolah di Smp ini sejak saya masih Sd yaitu Smp Negeri 6 Pekalongan, alhamdulillah terwujud keinginan saya dan saya sekolah di Smp N 6. Di Smp saya memiliki teman yang jauh lebih banyak, dan lebih beragam sifatnya, dan banyak yang lebih cantik. Hahaha...
Pada saat kelas 7, saya mendapat banyak teman dari berbagai Sd lain. Dan pada saat itu saya belum terbiasa karena Smp jauh berbeda dengan Sd. Setelah 1 tahun berjalan, saya naik kelas ke kelas 8. Di kelas 8 ini adalah masa yang tidak bisa dilupakan karena disini saya mendapatkan berbagai pengalaman seperti suka sama seseorang, mendapatkan teman akrab seperti Alm. Wahyu Febriant Ramadhany, malady dainy, Ary Yulianto dan lain-lain. Mereka teman akrab saya yang sangat sangat baik dengan saya. Intinya kelas 8 ini spesial. Hhahaha.  Kemudian saya naik kelas 9, disini masa-masa pusing karena sibuk belajar untuk ujian kelulusan dan berbeda jauh tidak seperti kelas 8. Alhamdulillah saya lulus dan melanjutkan ke Sma Negeri 2 Pekalongan.
Sma Negeri 2 pekalongan berbeda dengan Sma lainnya di Pekalongan. Kenapa?? Karena Sma Negeri 2 Pekalongan mempunyai fasilitas lebih yaitu Tambak. Dan sewaktu-waktu banjir biasanya pada musim hujan, tapi enjoy enjoy aja kok. Saya kelas X.2 di Sma Negeri 2 Pekalongan. Kemudian saya naik kelas dan mengambil jurusan Ipa. Saya mendapatkan kelas XI Ipa 4 yang menjadi kelasku sekarang. Di kelas ini, saya terpilih menjadi ketua kelas padahal sebelum-sebelumnya belum pernah. Kelas XI Ipa 4 anak anaknya tidak begitu pendiam, tidak seperti kelas-kelas Ipa biasanya. Anak-anaknya juga unik-unik. Seperti best friend saya dari kelas X yaitu Sidiq, dia orang pendiam tapi diam-diam menghanyutkan sampai Wakil ketua kelasnya aja kecantol. Hahaha. Terus ada bule juga tapi setengah sedeng namanya Juni. Juga ini, anak-anak yang bikin emosi tiap hari lia, hidayah, juni, sidiq, dhini, bila, anggi, umar, axl, amar, Daud, dll dan hampir semuanya. Mereka paling suka kalo bercandain saya, bikin tiap hari jadi naik darah. Masak anak firaun dijodoh-jodohin ke saya, orang anak firaunnya kalo ngaca sendiri juga pingsan. Hahaha.
Saya senang sekali sekolah di Sma Negeri 2 Pekalongan. Dan hari ini Rabu, 22 Oktober 2013 Saya sedang di Lab komputer mengikuti pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Terima kasih...  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar